Bengkulu, Kirananews – Do’a warga Kota Bengkulu dikabulkan Allah SWT. Baru kemaren (23/9) ribuan warga kota melaksanakan Salat Istisqa atau Salat minta diturunkan hujan. Hari ini Selasa (24/9) sebagian daerah di Provinsi Bengkulu dan Provinsi lainnya di Indonesia mulai diturunkan hujan. Ajakan Salat Istisqa yang diinisiasi Walikota Bengkulu Helmi Hasan menuai berkah dengan diturunkan hujan.

Hampir 3 bulan lamanya Bengkulu dilanda kemarau berkepanjangan, solusi daripada tersebut Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengajak Warga Kota Bengkulu menggelar Salat Istisqa. Alhamdulilah hari ini hujan pun diturunkan dibeberapa wilayah Provinsi Bengkulu.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan Salat Istisqa adalah Salat yang dilakukan Rasulullah SAW ketika musim kemarau yang berkepanjangan. Saat itu baginda Rasulullah SAW melaksanakan salat 2 rakaat untuk minta diturunkan hujan.

Salat Istisqa hampir sama dengan Salat Idul Fitiri. Perbedaan keduanya terletak pada penempatan khutbah, pembacaan takbir, dan arah khatib pada khutbah kedua.

“Ini adalah bukti dari kebesaran Alllah. Hanya dengan kepadanyalah kita meminta dan hanya kepada Allah kita memohon ampunan. Alhamdulillah doa dari ribuan masyarakat bengkulu jemaah salat Istisqa dikabulkan Allah SWT. Sebagian wilayah di Provinsi Bengkulu mulai diturunkan hujan. Dimana, diturunkannya hujan kebaikan yang membawa berkah dan rahmat untuk Kota Bengkulu,” ucapa Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Selasa (24/9/2019).

Ia menambahkan, Salat Istisqa meminta diturunkanya hujan, bukan hanya untuk Kota Bengkulu saja, melainkan untuk seluruh wilayah yang ada di provinsi Bengkulu serta seluruh wilayah di Indonesia yang saat ini sedang kekeringan dilanda kemarau berkepanjangan.

“The Power Of Do’a atau kekuatan daripada Doa. Alhamdulillah lewat Salat Istisqa dan dengan berdoa untuk minta diturunkannya hujan, sebagian wilayah seperti Provinsi Riau yang berdampak besar karena kemarau berkepanjangan yang menyebabkan kebakaran hutan sudah Allah turunkan hujan. Alhamdulillah Doa kita semua dikabulkan Allah SWT,” ucap Helmi Hasan sembari mengucapkan rasa syukur.

Usai melaksanakan salat 2 rakaat, Khatib Saeed Kamyabi mengajak ribuan jemaah Salat Istisqa untuk selalu beristigfar meminta dan ampun kepada Allah.

“Kemarau berkepanjangan yang terjadi saat ini merupakan peringatan dari Allah SWT agar kita senantiasa mengingat kepadanya dengan cara menjauhi larangannya dan mengikuti perintahnya. Dengan beristigfar memohon ampun kepada Allah atas apa yang telah kita kerjakan, Insya Allah akan diturunkan keberkahan oleh Allah SWT, salah satunya diturunkan keberkahan hujan,” kata Ustasz Saeed Kamyabi saat memberi khutbah usai salat Istisqa,” Senin (23/9/2019).

Sementara itu, Warga Kota Bengkulu yang tinggal di Air Sebakul Aang Verianto mengucap syukur atas hujan yang turun subuh tadi. “Alhamdulillah, hujan turun, semoga ini berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan warga Bengkulu Tengah, Prenkki Oktawenda, ia mengucap syukur atas diturunkannya hujan di sebagian wilayah di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Alhamdulillah, tadi pagi Bengkulu Tengah diguyur hujan meskipun tidak lama. Semoga usai melaksanakan salat Istisqa, Allah turunkan hujan untuk seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu dan seluruh wilayah di Indonesia,” tutup Prenkki.

Untuk diketahui, beberapa lokasi di Kota Bengkulu yang turun hujan di antaranya adalah kawasan Nakau, Sawah Lebar, Pematang Gubernur, kawasan Unib, kawasan Danau Dendam, Timur Indah dan Air Sebakul. (rl/MC)