Jakarta, Kirananews – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara melantik Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof. Dr. Widodo Muktiyo, menjadi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo oleh di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (6/9/2019).

Pada kesempatan tersebut Menteri Rudiantara mengatakan tantangan kemkominfo ke depan makin berat khususnya masalah kecepatan di Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) harus mengikuti kecepatan berkomunikasi dengan jenjang komunikasi antara mengambilan keputusan strategis dengan mengkomunikasikan kepada publik tidak bisa secara langsung.

Karena pengambilan keputusan strategis biasanya pada rapat-rapat di Istana, rapat kabinter, rapat pleno, rapat terbatas, dan ada juga rapat interent. Itu semuanya mengambil keputusan dan itu biasanya kemana-mana dulu baru ke kominfo dan baru berbicara kepada Publik.

“Hal ini menjadi tantangan sendiri bagi kita. Bagaimana kita melibatkan diri pada proses pengambilan keputusan untuk bisa disampaikan kepada publik. Kita harus proaktif berkomunikasi.”kata Rudiantara

Menurutnya, Kemkominfo kadang-kadang reaktif respon terhadap isu, oleh karena itu, Ditjen IKP melakukan agenda seting. Karena pemerintah sebetulnya mempunyai infrasturuktur dan alat untuk melakukan agenda seting tapi kadang-kadang pemerintah terjerat oleh sistem yang di buat sendiri. Baik itu yang ada di kominfo maupun yang ada di birokrasi.

Menteri Rudiantara berharap kepada Dirjen IKP Profesor Widodo, dapat merubah itu semua pola pikir yang panjang itu. Namun demikian harus bermain dengan koridor aturan yang ada dan yang lebih tinggi tapi cara eksekusi harus cari cara baru.

“Jika kita tidak bisa membongkar cara-cara yang lama kita takut mohon maaf rasanya ga perlu Prof Widodo Jadi dirjen IKP. Karena pak Widodo dipilih bukan dari saya saja tapi dari Tim Penilai Akhir yang melibatkan Presiden, Wapres, Menpan, BKN dan BIN. Jadi suatu proses yang cukup lengkap.”kata Rudiantara

Rudiantara berharap pejabat eselon II dilingkungan Kemkominfo untuk mendukung beliau meskipun sudah kenal beliau tapi barangkali belum mengenal sistem atau proses yang ada di Kominfo khusus di jajaran Ditjen IKP

“Prof. Widodo datang ke Kominfo dengan harapan baru dan jangan sungkan untuk berbuat sesuatu yang lebih baik terutama lebih cepat. Aturan yang membuat kita-kita juga. Jadi kalau ada yang lebih baik lagi, lebih cepat lagi, lebih efektif lagi dan efesien. Kita akan rubah aturan yang ada.”ujarnya

Prof. Dr. Widodo Muktiyo, sebelumnya Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Widodo dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi UNS ke-179 dan Guru Besar ke-5 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UNS dalam Sidang Senat Terbuka pada tahun 2016. (IP)